DAKWAH SOSIAL 2019

MA’HAD ‘ALIY AL-AIMMAH (MAA) MALANG BEKERJA SAMA DENGAN

PERSATUAN PELAJAR DAN MAHASISWA INDONESIA (PPMI) UNIVERSITAS ISLAM MADINAH – KERAJAAN SAUDI ARABIA DAN MALANG MENGAJI

DI DESA PURWOREJO KECAMATAN DONOMULYO DAN DESA KALIASRI KECAMATAN KALIPARE KABUPATEN MALANG, TANGGAL 18 – 22 JUNI 2019

Agenda dakwah sosial (Daksos) telah menjadi agenda rutin tahunan Ma’had ‘Aliy Al-Aimmah (MAA) Malang. Daksos telah dilaksanakan dibeberapa daerah, mulai dari kecamatan Kromengan Kabupten Malang, Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan (Bromo), dan Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Berbagai manfaat dengan ijin Allah telah disebarkan kepada masyarakat. Demikian juga pengalaman dakwah telah diperoleh mahasantri yang terlibat. Serta jalinan ukhuwah telah terbangun dengan saudara sesama muslim di daerah daksos. Semua ini telah menambah hasanah keilmuan dan semangat para mahasantri dalam berdakwah menyebarkan agama Allah ta’ala.

Tahun 2019, agenda daksos MAA telah dipersiapkan. Akan tetapi agenda yang telah dijadwalkan sangat dekat waktunya dengan datangnya bulan Ramadhan, sehingga agenda ini belum bisa terlaksana sesuai dengan rencana. Namun, Allah sebagai Dzat yang Maha Mengetahui memiliki kehendak yang tidak kami duga sebelumnya. Menjelang Ramadhan, Dr. KH. Agus Hasan Bashori, Lc., M.Ag. selaku mudir MAA mendapat kontak dari salah seorang mahasiswa Universitas Islam Madinah (UIM) bahwa mereka ingin mengisi liburan tahun ini dengan mengadakan safari dakwah dan bakti sosial di wilayah Malang.

Keputusan untuk melakukan kegitan di wilayah Malang berdasarkan informasi yang mereka terima bahwa di Malang banyak daerah yang rawan terhadap gerakan kristenisasi. Selain itu, sekarang ini juga sudah ada beberapa mahasiswa asal Malang yang sedang belajar di UIM dan akan bergabung dalam rangkaian kegiatan tersebut. Harapannya mereka dapat memahami sebagian peta dakwah yang ada di Malang dan sekitarnya. Sehingga ketika lulus dari UIM mereka langsung bisa menentukan program dakwah yang harus dilakukan di wilayah Malang dan sekitarnya.

Dr. KH. Agus Hasan Bashori, Lc., M.Ag. (mudir MAA) memberikan amanah kepada Abu Sholih Harno P., S.P., M.PI. untuk melayani kebutuhan para mahasiswa UIM tersebut. Koordinasi dilakukan dan disepakati bahwa untuk lebih mengoptimalkan program, maka kegiatan akan dilakukan dengan bekerja sama dengan Malang Mengaji. Sesuai dengan arahan mudir MAA, maka tempat yang direkomendasikan adalah daerah Malang Selatan yang banyak kegiatan kristenisasi di sana. Adapun terkait waktu pelaksaan, semula direncakan di bulan Ramadhan 1440 H, akan tetapi karena mepetnya waktu untuk persiapan, diputuskan bahwa agenda diundur pada bulan Syawal 1440 H.

Berikut ini rangkaian kegiatan yang telah dilakukan dalam rangkaian agenda safari dakwah dan bakti sosial.

Selasa, 16 Ramadhan 1440 H (21 Mei 2019)

Ketua Panitia dari PPMI, Akh Haris Lutfi dan anggota panitia yang lain Akh Milzam, Akh Doni, dan Akh Aziz ditambah Akh Syahrul dari Malang Mengaji, diantarkan oleh Abu Sholih untuk survey ke lokasi tempat daksos. Berangkat dari masjid Al Umm setelah subuh, kemudian menuju ke Pagak, Donomulyo, Kalipare dan Kromengan. Hasilnya kegiatan dilaksanakan di kecamatan Donomulyo dan Kalipare. Sedangkan sebagai base camp panitia akan bertempat di MAA Malang.

Selasa, 18 Juni 2019

  • Hari kedatangan para mahasiswa UIM di MAA. Total mahasiswa UIM yang turut berpartisipasi sebanyak 22 mahasiswa

  • Rapat koordinasi kegiatan

  • Taushiah bakda maghrib – isya dari mahasiswa UIM di beberapa masjid Malang seperti: Masjid Arofah Jl. Vinolia, Masjid Ar-Rifa’ah Graha Sejahtera, dan Masjid Qolbun Salim Jl. Sunan Kalijaga Dalam

  • Taushiah live di Radio Al Umm 102,5 FM

  • Makan malam bersama dan penyambutan selamat datang

Rabu, 19 Juni 2019

  • Tauhsiah Bakda Subuh di : masjid Ar-Rahmat Permata Tlogomas, dan Masjid Al Ikhlas Oma Campus

  • Mengisi acara Insan di Radio Al Umm 102,5 FM

  • Belanja sembako untuk bakti sosial

  • Road show PPMI di Masjid A. Yani Malang

  • Tauhsiah bakda maghrib di: Masjid Muhajirin Villa Bukit Sengkaling, Masjid Ihyaul Qulub Tirtasani, dan Masjid Baitul Izzah Green Hills

Kamis, 20 Juni 2019

  • Pengepakan sembako untuk bakti sosial

  • Berangkat menuju lokasi dakwah sosial, Kecamatan Donomulyo dan Kalipare

  • Berkunjung dan berkenalan dengan warga sekitar lokasi

Jum’at, 21 Juni 2019

  • Kerja Bakti di lokasi Daksos

  • Khutbah Jum’at di beberapa masjid

  • Pengajian umum dan ramah tamah dengan warga

Sabtu, 22 Juni 2019

  • Pembekalan warga

  • Pembagian sembako (sebanyak seribu paket sembako)

  • Pengobatan medis (dokter dan obat-obatan)

  • Pengobatan ruqyah mandiri tanpa kesurupan

  • Pengobatan bekam

Ahad, 23 Juni 2019

  • Perlombaan anak-anak TPQ

  • Pelatihan perawatan jenazah oleh mahasantri MAA kepada para guru TPQ

  • Pelatihan sifat wudhu dan shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

Senin, 24 Juni 2019

  • Pamitan kepada warga setempat

  • Rihlah ke pantai ngliyep

  • Kembali menuju MAA

  • Rihlah ke gunung Bromo (sebagian mahasiswa)

Selasa, 25 Juni 2015

  • Mahasiswa UIM berpamitan meninggalkan MAA

Pemberangkatan rombongan panitia daksos terbagi dalam beberapa tahapan. Tahapan pertama pada hari Kamis, 20 Juni 2019 terdiri dari 22 mahasiswa dibantu dengan 7 mahasantri MAA. Pelaksanaan daksos ini bertepatan dengan liburan mahasantri MAA sehingga tidak semua mahasantri ikut berpartisipasi dalam daksos 2019 ini. Tahapan kedua adalah pemberangkatan tim pengobatan pada hari Sabtu, 22 Juni 2019. Tim dokter terdiri 3 dokter yaitu dr. Saiful, dr. Yunatan dan dr. Diah. Ditambah dengan perawat dari tim UKS Yayasan Bina al Mujtama’ Malang. Sedangkan tim ruqyah terdiri dari 30 anggota yang terdiri dari mahasantri Diploma Tauhid dan Ruqyah Sya’iyyah angkatan 1, 2, dan 3. Ditambah dengan tim bekam sejumlah 6 orang.

Demikian rangkaian kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan dengan pertolongan Allah ta’ala. Kemudian juga atas kesungguhan para panitia, kedermawanan para muhsinin dan antusiasme warga dalam mengikuti rangkaian acara yang telah diagendakan. Semoga Allah ta’ala menerima segala jerih payah kita yang belum seberapa dalam menolong agama Allah ta’ala, memberikan taufiq untuk terus istiqomah di atas jalan-Nya hingga kita mendapatkan husnul khotimah dan masuk jannah yang penuh kenikmatan. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *