Pengantar redaksi

Sesungguhnya orang munafiq adalah musuh Islam yang paling berbahaya, sebab mereka hidup bersama muslim, mengetahui rahasianya, tetapi menyembungikan kebencian, kedengkian dan makar kepada muslim. Ini tidaklah mengherankan, sebab mereka di zaman Nabi  saja yang mereka juga melihat mu’jizat dan ayat yang membuktikan kebenaran Nabi Muhammad, mereka tetap tidak beriman. Mereka justru melakukan beberapa tindakan yang menampakkan kebencian yang terpendam kepada Islam, Nabi Islam dan umat Islam.

Suatu saat Julas sang munafiq berkata: “Kalau betul orang ini benar (maksudnya adalah Rasulullah ), niscaya kami ini lebih buruk dari pada himar.” Maka Umair ibn Sa’ad  berkata: wahai Julas, sesungghnya engkau adalah manusia yang paling aku cintai dan paling baik menurutku (dalam muamalah), tetapi engkau telah mengatakan satu ucapan kalau aku laporkan kepada Rasul  maka aku telah membongkar aibmu, tapi kalau aku mendiamkan maka hancur agamaku. Sungguh salah satunya lebih ringan resikonya bagiku.” Setelah dilaporkan oleh sahabat Umair ibn Sa’ad kepada Rasulullah , Julas justru bersumpah demi Allah: “Umair telah berdusta atas nama saya.” Maka Allah menurunkan firmannya surat al-Taubah: 74:

يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ مَا قالُوا وَلَقَدْ قالُوا كَلِمَةَ الْكُفْرِ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلامِهِمْ

“Mereka bersumpah demi Allah bahwa mereka tidak berkata, padahal mereka telah mengatakan ucapan kufur, dan mereka telah kafir setelah Islam mereka.”

Dari kejadian ini kita memahami 1) bahwa munafiq sangat berbahaya, hatinya benci Islam, benci pemimpin Islam, ucapannya selalu dusta, meskipun bersumpah demi Allah. 2) orang Muslim harus membela agamanya, melawan orang munafik, tidak takut cemoohan orang.

Ini baru satu contoh dalam sejarah, bagaimana dengan yang lain? Oleh karena itu tema munafiq musuh dalam selimut kita angkat agar bisa menjadi pengingat kita dalam perjuangan menegakkan keadilan melawan kezhaliman.

Cover IV-10

UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT, HUBUNGI DIVISI PEMASARAN:

ERVAN A REDYAN (0812 3133 8889)

Sumber : http://www.majalahalumm.com/munafik-musuh-dalam-selimut/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *