Malang, 9 Ramadhan 1441 H/ 2 Mei 2020

Berawal dari heboh para jama’ah Masjid Jami Al Umm, para Wali Santri Ponpes Al-Umm dan banyak sahabat serta kenalan Keluarga Besar YBM yang menanyakan tentang kondisi kami di dalam lingkungan Pesantren al-Umm. Umumnya mereka menanyakan setelah melihat berbagai chat di grup Whatsapp maupun Japri dari beberapa orang yang mengatakan bahwa ada seorang pasien positif Covid-19 di lingkungan pesantren al-Umm, yang kesimpulan itu bersumber dari gambar di bawah ini:

 

F:\3-Kerjaan\Masjid Jami' al-Umm\Covid-19\Gambar radarcovid Merjosari.png

Gambar 1. Titik merah dengan tulisan Pesantren Al-Umm dibawahnya

Sebelum kita membahas tentang kesalah pahaman tersebut ada baiknya kita membahas data yang valid yang digali dari sumber yang valid pula. Gambar diatas diambil dari website resmi milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu https://radarcovid19.jatimprov.go.id/ yang menampilkan data hasil dari sinkronisasi data dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di seluruh Kawa Timur termasuk Kota Malang.

Dalam gambar tersebut ditampilkan sebuah titik di lingkungan Kelurahan Merjosari yang awalnya dikira ada di Pesantren al-Umm, namun setelah kami selidiki dan beredar chat di berbagai grup Whatsapp masyarakat sekitar, titik tersebut ternyata ada di sekitar Perumahan Griya Amarta. Kami mencoba mendapatkan informasi dan konfirmasi dari beberapa tetangga, terutama kenalan kami disana. Memang benar bahwa ada salah satu warga perumahan tersebut yang positif Covid-19.

Sesuai dengan data dari website Pemprov Jatim diatas bahwa pasien berusia 67 tahun dan adalah seorang wanita. “Sudah mempunyai riwayat sakit yang lama, tapi saya tidak tahu sakit apa. Baru-baru ini beliau terkena DB (Demam Berdarah, red) dan di rawat di salah satu rumah sakit rujukan kasus Covid-19 di Kota Malang. Ada kemungkinan beliau tertular virus ini disana.” Kata salah seorang tetangga yang kami wawancarai. “Seluruh keluarganya yang tinggal di dalam rumah tersebut juga sudah isolasi mandiri, Alhamdulillah RT kami juga proaktif untuk membantu kebutuhan jika dibutuhkan keluarganya” lanjutnya. “Tidak benar bahwa beliau tertular dari setelah bepergian ke Madura, karena beliau sudah cukup sepuh dan sakit sudah lama sehingga tidak dapat bepergian jauh” kata tetangga lainnya.

Berdasarkan hasil investigasi kami bahwa ternyata pasien positif Covid-19 memang benar berada di Kelurahan Merjosari, hanya saja titik pastinya adalah di Perumahan Griya Amarta bukan di Pesantren al-Umm seperti yang dikira. Sederhananya, seandainya para pembaca jeli melihat maps tersebut, maka akan didapati ternyata titik merah tersebut bukan terletak di Pesantren al-Umm. Symbol titik Pesantren Al-Umm sendiri adalah titik dengan gambar Toga seperti ditunjukkan oleh panah merah gambar di bawah ini:

F:\3-Kerjaan\Masjid Jami' al-Umm\Covid-19\Gambar radarcovid Merjosari edit.png

Gambar 2. Titik pesantren Al-Umm ada di sebelah kanan tulisan Pesantren Al-Umm

Akhirnya, kami mendoakan semoga Allah ﷻ menyembuhkan beliau, semoga beliau dapat bertahan dan melewati ujian wabah ini dengan baik dan selamat. Kami juga mendoakan agar virus ini tidak menyebar kepada keluarganya, tetangganya termasuk kami, dan seluruh kaum muslimin lainnya. Aamiin.

– FBA –

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *