Gelombang Debu melanda kota Rafha sebelah utara Arab Saudi, 1 April 2015
sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam telah mengajarkan kepada kita berkenaan dengan hal tersebut,
لَا تَسُبُّوا الرِّيحَ، فَإِنَّهَا مِنْ رَوْحِ اللهِ، وَسَلُوا اللهَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَتَعَوَّذُوا بِاللهِ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
“Janganlah kalian mencaci angin, sebab angin merupakan bagian dari rahmat Allah. Mintalah kepada Allah kebaikan angin, kebaikan yang terdapat dalam angin dan kebaikan dari tujuan dikirimnya angin. Dan berlindunglah kalian kepada Allah dari keburukan angin, keburukan yang terdapat dalam angin dan keburukan dari tujuan dikirimnya angin tersebut.” (HR. Ahmad no. 21139, Adh-Dhiya’ al-Maqdisi dalam Al-Ahadits al-Mukhtarah no. 1224, At-Tirmidzi no. 2252, Ibnu Suni dalam Amal al-Yaum wal Lailah no. 298 dan An-Nasai dalam Amal al-Yaum wal Lailah no. 934. At-Tirmidzi berkata: Hadits hasan shahih)
Rasululullah Shallallahu ‘alaihi wa salam mengajarkan kepada umatnya jika melihat angin yang kencang, angin rebut, angin taufan atau angin badai yang bisa membawa bencana untuk membaca doa perlindungan.
Dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu dari nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Janganlah kalian mencaci angin. Jika kalian melihat dari angin itu sesuatu yang kalian tidak sukai (ancaman bahaya), maka bacalah doa:
اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الرِّيحِ، وَمِنْ خَيْرِ مَا فِيهَا، وَمِنْ خَيْرِ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذِهِ الرِّيحِ، وَمِنْ شَرِّ مَا فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang terdapat dalam angin ini dan kebaikan dari tujuan dikirimnya angin ini. Dan sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang terdapat dalam angin ini dan keburukan dari tujuan dikirimnya angin ini.” (HR. Ahmad no. 21138, Adh-Dhiya’ al-Maqdisi dalam Al-Ahadits al-Mukhtarah no. 1223 dan An-Nasai dalam Amal al-Yaum wal Lailah no. 935)
Berikut do’anya:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
“Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan angin (ribut ini), kebaikan apa yang di dalamnya dan kebaikan tujuan angin dihembuskan. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan angin ini, kejahatan apa yang di dalamnya dan kejahatan tujuan angin dihembuskan.” (HR. Muslim 2/616 dan Al-Bukhari 4/76).