Dari Pesantren ke Podium Asia! Santri Al-Umm Malang Bikin Indonesia Bangga di Singapura

#ZI-WBK 2026 – Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Kota Malang (Humas) — Dari ruang-ruang pembelajaran madrasah dan kehidupan pesantren, lahir sebuah pesan penting: prestasi tidak hanya dibangun oleh kekuatan fisik, tetapi juga oleh adab, disiplin, doa, dan keberanian untuk membawa nama bangsa ke panggung dunia. Pesan itu ditunjukkan Moch. Jirzi Bayanaka Al Haris, santri Pondok Pesantren Al-Umm Malang sekaligus murid kelas XII-A Madrasah Aliyah (MA) Al-Umm, yang berhasil meraih Juara 3 Tingkat Asia dalam ajang IKAK Lion City Championship 2026 di Singapura.

Bertempat di Aperia Mall, Singapura, Sabtu (15/8/2026), Jirzi tampil di kategori Elite Man Under 65 KG yang mempertemukan para karateka dari berbagai negara Asia. Di tengah persaingan ketat, ia menunjukkan keberanian, ketangguhan fisik, konsentrasi, dan mental bertanding yang kuat hingga berhasil membawa pulang posisi ketiga.

Prestasi tersebut bukan sekadar medali bagi Jirzi. Lebih jauh, capaian ini menjadi gambaran bahwa pendidikan madrasah dan pesantren mampu membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecakapan akademik, kekuatan karakter, kedalaman spiritual, dan daya juang.

Nilai #Beradab dan Berprestasi yang menjadi semangat MA Al-Umm pun menemukan bentuk nyatanya di arena internasional. Adab menjadi fondasi, ilmu menjadi bekal, sementara prestasi menjadi salah satu cara santri menunjukkan bahwa pendidikan berbasis nilai mampu melahirkan generasi yang percaya diri menghadapi dunia.

Kepala MA Al-Umm, Abdul Wahid, S.Pd., M.Si., Gr., menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas capaian Jirzi. Menurutnya, prestasi tersebut memiliki makna lebih besar daripada sekadar kemenangan dalam sebuah kompetisi.

“Alhamdulillah, prestasi Ananda Jirzi adalah kado indah kemerdekaan bagi madrasah dan bangsa. Ini bukti nyata bahwa dari balik pesantren dan madrasah, lahir pemuda yang sanggup mengguncang panggung dunia. Teruslah membumbung tinggi; jadikan iman dan adab sebagai benteng perjuanganmu memerdekakan masa depan,” tegas Abdul Wahid.

Ia menilai keberhasilan Jirzi menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak boleh berhenti pada pencapaian nilai akademik. Pendidikan harus mampu membangun manusia yang berkarakter, memiliki daya juang, serta berani mengambil peran dalam kehidupan masyarakat dan bangsa.

Semangat tersebut juga sejalan dengan arah reformasi pendidikan dan pelayanan publik Kementerian Agama yang terus didorong agar semakin mudah diakses, nyaman, cepat, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Madrasah tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi yang memiliki karakter, kompetensi, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi terbaiknya.

Dalam konteks itu, keberhasilan Jirzi menunjukkan bahwa ketika ekosistem pendidikan memberikan ruang bagi bakat, kedisiplinan, pembinaan karakter, dan prestasi, dampaknya dapat melampaui lingkungan madrasah. Prestasi seorang santri dapat berubah menjadi inspirasi bagi teman sebaya, kebanggaan bagi keluarga, serta membawa nama lembaga dan Indonesia ke tingkat internasional.

Keluarga besar Pondok Pesantren Al-Umm Malang pun menyampaikan Barakallahu fiikum atas pencapaian tersebut. Raihan Jirzi diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh santri untuk terus berlatih, belajar, memperbaiki diri, dan berani menembus batas kemampuan.

Sebab, medali yang dibawa pulang dari Singapura bukan hanya simbol kemenangan. Di baliknya terdapat pesan bahwa anak-anak madrasah dan pesantren memiliki kesempatan yang sama untuk berdiri sejajar di panggung dunia.

Dari Singapura, Jirzi membawa pulang sebuah medali. Namun bagi madrasah dan bangsa, ia membawa sesuatu yang jauh lebih berharga: harapan bahwa generasi beradab dapat tumbuh menjadi generasi berprestasi dan berdampak.

Inilah wajah Kementerian Agama Berdampak—ketika pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter, membuka kesempatan, menumbuhkan keberanian, dan mengantarkan potensi anak bangsa untuk memberi warna bagi Indonesia di mata dunia.(*)

Sumber : https://kemenag.malangkota.go.id/berita/dari-pesantren-ke-podium-asia-santri-al-umm-malang-bikin-indonesia-bangga-di-singapura

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *