YBM – 6 Januari 2013. Kondisi kemanusiaan di Suria sangat buruk. Setelah 22 bulan hidup dalam peperangan melawan rezim basyar assad maka suria kehabisan sesuatu yang bisa dimakan. Untuk mendapatkan secuil roti demi menyambung hidup adalah sebuah jihad tersendiri, khususnya setelah basyar assad membombardir tempat-tempat pembuatan roti, dan pembunuhan ratusan syuhada` dalam satu waktu. Kondisi ini dikisahkan dalam cerpen yang diterbitkan oleh kordinasi revolusi suria di Mesir.

Kisah itu berbicara:

Seorang ayah bangun untuk shalat subuh. Dia berwudhu lalu melihat kepada anak-anaknya dengan pandangan sayang dan iba. Dia bergumam sendiri, seandainya bukan karena mereka niscaya ia tidak akan melakukan operasi seperti ini, yaitu dia mengkhawatirkan putra putrinya.

Dia membangunkan istrinya dengan lembut dan kasih sayang, “Istriku bangunlah, shalat subuh. Aku akan pergi ke masjid. Shalatlah.”

Dia membalas, “ke mana mereka pergi?”

Dia berkata, “berdoalah untukku setelah shalat aku akan melaksanakan tugasku.”

Istrinya menjawab dengan suara sedih, “semoga Allah memberimu taufiq.”

Dia bergegas keluar menuju masjid sementara di benaknya ada banyak macam pikiran. Setelah shalat ia pergi menuju tugasnya yang suci. Sebelum sampai tujuan dia melihat banyak orang berkumpul di sana: yaa Allah bagaimana mereka berkumpul di sini di waktu sepagi ini. Tadinya ku pikir masalahnya lebih sederhana.

Dia berhenti, dan pikirannya tidak karua-karuan, hatinya bertanya-tanya tidak tenang, apakah kamu akan berhasil mengemban misimu?!! Yaa Allah mudahkan.

Sejenak dia berfikir akan kembali pulang, namun karena keadaan yang memaksa akhirnya dia bangkit kembali untuk melanjutkan misinya!

Dia memikirkan nasib anak-anaknya dan masa depan mereka. Dia bertekad meneruskan langkahnya demi mewujudkan tujuannya. Rasa takut senantiasa mencabik relung hatinya, menyayat-nyayat perasaannya.

Setelah melewati waktu-waktu yang sulit setengah mati akhirnya ia sampai di tempat yang ditujunya. Maka hatinya penuh suka cita mendapatkan apa yang dia cari tanpa mengalami gangguan apapun, berkat taufiq dari Allah, maka dengan senyum dia melangkah maju.

Setiba di rumah, bergegas dia masuk rumahnya, setelah meninggalkannya beberapa saat lamanya. Dia mendekap anak-anaknya, menciumi mereka dan memeluk istrinya dengan erat penuh haru sementara sang istri mengucapkan selamat atas keberhasilan dan keselamatannya, dan sang istri kemudian mengambil seikat roti dari tangan suaminya!

Benar, itulah operasi mencari mati syahid yang sesungguhnya, begitulah rezim jahat basyar asad menyebabkan kehidupan kita berubah menjadi begini, celaka dan laknat atasnya dan atas orang-orang yang membantunya. Semoga kemenangan muslim suria segera tiba. Walhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Sang ayah tersebut mengingatkan kita kepada geng-geng basyar assad yang membombardir tempat pembuatan roti bagi rakyat dan negeri Halfaya yang menyebabkan gugurnya 200 syahid dalam sekejab, yang mereka itu adalah warga sipil yang sedang antri  untuk mendapatkan roti bagi anak-anak dan keluarga mereka!

Saudaraku dimanapun anda berada, bantulah bangsa suria dengan doa dan uluran tangan untuk kehidupan mereka dan perjuangan mereka. Bersyukurlah atas kenikmatan yang Allah berikan kepada anda sekalian, bayangkan jika anda yang mengalaminya, apakah anda senang diacuhkan?

Kirimkan bantuan kemanusian anda ke rekening:

Syaikh Fahad al-Ahmad Society Humanity
lban / kw13 kwib 0000 0000 011101 0003949
بنك الكويتالدولي – فرع الفرو انية
(Bank Kuwait Internasional Cabang al-Farwaniyah)

Atau bisa mengirimkan langsung melalui rekening majalah al-Umm dengan disertai keterangan donasi suriah, pada nomor rekening:

– BCA Cab. Pandaan No. Rek. 1990824408 a.n. M. Ali Khudlori
– Bank Muamalat Cab. Malang No. Rek. 0107602220 a.n. M. Ali Khudlori

Bagi yang sudah melakukan transfer, baik melalui Bank Kuwait Internasional  maupun rekening majalah al-Umm, harap melakukan konfirmasi via sms di 0813-3267-5653 (Abu Hasan).

Semoga apa-apa yang telah diniatkan oleh para saudara muslim dalam membantu perjuangan ini diterima disisi Alloh سبحانه و تعالى sebagai amalan yang ikhlas, dilipatgandakan pahala, dan diberi keberkahan pada usia, keluarga, harta, dan usaha. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *