Madinah b

Para peneliti dan media diminta tak menyibukkan diri dengan hal-hal
yang bisa menimbulkan fitnah dan membesar-besarkan persoalan,
lebih-lebih terhadap hal yang berhubungan dengan Al Haramain

share: Juru bicara Kepemimpinan Umum untuk Urusan Masjid Al Haram dan Masjid An Nabawi (Ri’asah Al Ammah li Syu’un Al Masjid Al Haram wa Al Masjid An Nabawi), Ahmad Al Manshur menyatakan kepada Al Arabiya (4/9/2014) bahwa apa yang tersebar mengenai masalah kamar nabi di masjid An Nabawi dari seorang peneliti tidaklah mewakili pihak Kepemimpinan Umum untuk Urusan Masjid Al Haram dan Masjid An Nabawi dan bukan pula sikap negara. Akan tetapi penelitian itu merupakan sikap pribadi peneliti.

Ahmad Al Manshur juga menyampaikan agar para peneliti dan media tidak menyibukkan diri dengan hal-hal yang bisa menimbulkan fitnah dan membesar-besarkan persoalan, lebih-lebih terhadap hal yang berhubungan dengan Al Haramain.

Ahmad Al Manshur juga menegaskan bahwa negara berusaha untuk melakukan pelayanana terhadap Al Haramain As Syarifain dan tidak akan “menyentuh” segala hal yang sudah berlaku.

Sebelumnya diberitakan bahwa sebuah penelitian mengenai pembongkaran makam Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah dimuat di majalah ilmiah yang diterbitkan oleh Kepemimpinan Umum untuk Urusan Masjid Al Haram dan Masjid An Nabawi, dan pihak Kepemimpinan Umum pun menegaskan bahwa itu bukanlah sikap negara.*

 

Rep: Sholah Salim

Editor: Thoriq

sumber: http://m.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2014/09/06/28835/urusan-masjid-nabawi-dan-haram-penelitian-pembongkaran-makam-tidak-mewakili-kami.html#.VApz7GOJky1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *